Lutim.RedMOL.id - Sebuah papan reklame milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang terletak di wilayah Desa Tarengge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur, Sulsel kini menuai sorotan publik. Pasalnya, reklame yang diduga dibangun dengan anggaran mencapai ratusan juta rupiah pada Tahun 2024 silam tersebut terlihat dalam kondisi rusak parah dan terbengkalai.
Dari pantauan di lokasi, Rabu (1/04/26) papan reklame itu hanya menyisakan rangka besi tergeletak di pinggir jalan. Material penutup reklame sudah tidak terlihat lagi, sehingga menyisakan kesan seperti bangkai proyek yang tidak terawat.
Kondisi ini memicu pertanyaan dari masyarakat sekitar. Mereka mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran serta perawatan fasilitas tersebut. Terlebih, jika benar anggaran yang digunakan mencapai ratusan juta rupiah, maka kondisi saat ini dinilai sangat tidak sebanding.
“Kalau memang anggarannya besar, kenapa bisa seperti ini? Seharusnya ada perawatan atau pengawasan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain dinilai mubazir, keberadaan rangka reklame yang rusak juga sudah banyak hilang tersisa hanya dua buah tiang dan beberapa rangka penyanggah nampak nyaris hancur termakan karat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi reklame tersebut, termasuk besaran anggaran dan pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan maupun perawatannya.
Masyarakat pun berharap ada klarifikasi serta langkah konkret dari instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan penggunaan anggaran publik dapat lebih tepat sasaran.
